Senin, 29 Februari 2016

PENGERTIAN HIMPUNAN ( MATEMATIKA )

Himpunan matematika dapat didefinisikan sebagai sebuah kumpulan dari beberapa objek baik itu benda abstrak maupun benda real (nyata) yang dapat didefinisikan dengan jelas. Artinya benda-benda tersebut jelas adanya dan memiliki keterangan yang jelas. Salah satu contoh himpunan adalah kumpulan mahasiswa jurusan matematika FMIPA Universitas Lampung atau Kumpulan siswa kelas 6 SD Pelita Harapan. Intinya kumpulan tersebut didefinisikan dengan jelas. Berbeda dengan kumpulan anak yang berambut gondrong atau kumpulan anak-anak pandai, itu tidak bisa disebut himpunan karena benda-benda tersebut tidak didefinisikan dengan jelas dan tidak merujuk pada objek tertentu yang jelas keberadaannya.

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika
Source: Google Images


Untuk mengetahui lebih jauh mengenai himpunan dalam matematika, simak pembahasan di bawah ini:

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika


Notasi Himpunan

sebuah himpunan biasanya dinyatakan dengan simbol simbol tertentu, biasanya sebuah himpunan dinyatakan dengan menggunakan huruf besar/kapital seperti A, B, C, D, E, dst. atau bisa juga ditandai dengan adanya kurung kurawal, {…} sedangkan anggota dari himpunan tersebut biasanya ditandai dengan menggunakan huruf alfabet kecil seperti a,b,c,d,e, dst. 

Untuk menyatakan sebuah himpunan, ada 4 buah cara yang bisa dilakukan. yaitu:

Enumerasi

Enumerasi adalah cara menyatakan himpunan dengan menuliskan seluruh anggota himpunan di dalam kurung kurawal. Setiap anggota di dalamnya dipisahkan dengan tanda koma. Misalnya: x = {s,a,p,i}

Simbol baku

Ada beberapa simbol tertentu yang sudah disepakati untuk menyatakan sebuah himpunan. sebagai contoh, simbol P biasanya digunakan utnuk menyatakan himpunan bilangan bulat positif, sedangkan huruf R digunakan untuk menyatakan sebuah himpunan yang berisi bilangan riil.

Notasi pembentukan himpunan

himpunan juga bis dinyatakan dengan cara menulis ciri-ciri umum dari anggota yang ada di dalam himpunan tersebut. misalnya: A = {x|x adalah himpunan bilangan riil}

Diagram venn

adalah cara menyatakan sebuah himpunan dengan menggambarkannnya dalam bentuk grafis. masing masing himpunan digambarkan dalam sebuah lingkaran dan dilingkupi olah himpunan semesta yang dinyatakan dalam bentuk persegi empat seperti pada gambar berikut:

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika


Selain diagram venn, ada juga diagram garis dan diagram cartess, berikut penjelasannya:

Diagram garis

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika

Diagram diatas menyatakan bahwa A dan B merupakan himpunan bagian dari C.

Diagram Cartes

Rene Descartes menjelaskan suatu himpunan dalam bentuk garis bilangan seperti gambar di bawah ini:

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika


Macam-macam himpunan

ada beberapa jenis himpunan yang dikenal di dalam dunia matematika, yaitu:

Himpunan kosong

Himpunan kosong merupakan sebuah himpunan yang tidak ada anggota di dalamnya, biasanya jenis himpunan ini dituliskan dengan simbol ΓΈ atau { }.

Himpunan Semesta

adalah hmpunan yang memuat atau mencakup keseluruhan anggota yang sedang dibahah, iasanya himpunan ini ditandai dengan huruf S.

Himpunan bilangan

himpunan bilangan terdiri dari:

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika






Himpunan terhingga

Himpunan terhingga adalah himpunan yang jumlah anggotanya masih terhingga, meliputi himpunan kosong dan himpunan yang memiliki n elemen. Contohnya:
X = {c, d, e, f} , Y = { }

Himpunan tak terhingga

Himpunan tak terhingga adalah himpunan yang jumlah anggotanya tidak terhingga. Comtohnya himpunan bilangan ganjil atau genap, himpunan bilangan bulat, dsb.

Operasi pada himpunan matematika


Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika


                                      









Sifat-sifat operasi pada himpunan matematika


Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika

Pengertian, Teori, Konsep dan Jenis Himpunan Matematika


 








PENGERTIAN DIALOG INTERAKTIF ( BAHASA INDONESIA )

Pengertian Dialog Interaktif

Dialog interaktif adalah sebuah perbincangan atau percakapan yang dilakukan pada sebuah acara di televisi atau radio antara pembawa acara dengan pendengar atau pemirsa melalui sambungan telepon. 

Dialog interaktif melibatkan beberapa pihak, diantaranya adalah pembawa acara yang berperan sebagai moderator, narasumber sebagai penyampai materi, dan pemirsa sebagai penannya. Dialog interaktif biasanya membahas suatu tema atau topik mengenai suatu masalah yang sedang menjadi pembicaraan dalam masyarakat tetapi bisa juga merupakan topik – topik tertentu, seperti olahraga, gaya hidup, dan hobi. 

Contoh acara dialog interaktif yang sering Sobat lihat di televisi adalah Hallo Polisi, Bincang Pagi, Bedah Editorial, dan lain – lain. 


Unsur – Unsur Dialog Interaktif


Sama halnya dengan sebuah berita, dialog interaktif juga memiliki unsur – unsur pembangun, yaitu 5 W + 1 H. Tentunya Sobat sudah mengetahui apa itu 5 W + 1 H, kan ? Agar lebih jelas lagi, berikut ini adalah penjelasannya:

What : Apa yang sedang dibahas ?
Who: Siapa yang terlibat dalam pembahasan itu ?
When : Kapan dialog tersebut dilaksanakan ?
Where : Di mana dialog tersebut dilakukan ?
Why : Mengapa dialog tersebut diadakan ?
How: Bagaimana jalan dan hasil dialog tersebut ?


Cara Menyimpulkan Dialog Interaktif


Sebuah dialog interaktif pasti memiliki kesimpulan yang bisa diambil oleh para pendengarnya. Meskipun biasanya kesimpulan tersebut diabacakan oleh moderator, tetapi kita harus menyimpulkannya sendiri karena bisa jadi apa yang kita dapat berbeda dengan yang orang lain dapatkan. Nah, berikut ini adalah cara – cara menyimpulkan dialog interakatif:

Perhatikan !

Cara yang pertama adalah memperhatikan dialog tersebut. Jangan sampai fokus kita teralih dengan hal – hal yang tidak penting. karena jika satu bagian saja hilang, maka kita akan kehilangan informasi utuhnya.

Ingat 5 W + 1 H !

Kita tidak perlu mengikuti apa yang dikatakan oleh pembicara dan penannya kata perkata, tetapi ingatlah konsep 5 W + 1 H di dalam otak kita. Temukan dengan cepat apa yang mereka bahas, siapa yang terlibat, kapan berlangsungnya, dimana, mengapa, dan bagaimana prosesnya. Jika kita telah menemukan jawaban dari pertanyaan – pertanyaan ini, maka kita sudah memiliki kesimpulan dialog interaktif tersebut.

Catat !

Langkah yang terakhir ini adalah mencatat jawaban – jawaban dari 5 W + 1 H tersebut. Tidak perlu mencatatnya dalam kalimat yang utuh. Catat saja poin – pon pentingnya yang bisa dikembangkan menjadi satu paragraf nantinya. 

Contoh Dialog Interaktif dan Kesimpulannya 



Penyiar: 
Selamat pagi Indonesia ! Bertemu lagi bersama saya, Aria Nugraha dalam acara kesayangan Anda, Bincang – Bincang Pagi. Seperti bisa pagi ini kita telah kedatangan tamu yang akan menjadi narasumber kita dalam bincang pagi kali ini.  Langsung saja marilah kita sambut, Kapolres, Bapak Riski Muhammad. 

(Hadirin tepuk tangan)

Narasumber: 
Selamat pagi,

Penyiar: 
Selamat pagi pak, terimakasih telah menyempatkan diri untuk datang ke acara kami. Pemirsa, tanpa berlama – lama lagi, marilah kita mulai perbincangan kita kali ini. Bagaimana menurut Bapak dengan kejadian kabut asap yang mengotori udara kita ini ?

Narasumber: 
Ya, kejadian yang menimpa kita ini sungguh sangat disayangkan karena kabut asap itu telah menimbulkan beberapa kerugian bagi kita semua. 

Penyiar: 
Menurut Bapak, apakah kebakaran hutan ini merupakan musibah atau ada pelaku di balik semua ini ?

Narasumber: 
Saya yakin terbakarnya hutan kali ini adalah hasil dari perbuatan manusia. Hal ini dikarenakan mustahil hutan yang sangat luas itu bis terbakar dengan sangat cepat. 

Pembawa acara: 
Baiklah bagi pemirsa di rumah yang ingin bertanya, silahkan hubungi kami melalui telepon 08976542321 atau 0987665

Penelpon: 
Halloo

Pembawa acara: 
Sepertinya kita telah tersambung dengan seorang penelpon. Dengan siapa dan dari mana ? 

Penelpon: 
Saya Rumakto dari Karang Bolong. Saya ingin bertanya dengan Bapak Kapolres. Beliau tadi mengatakan bahwa kebakaran hutan ini merupakan tindakan yang disengaja. Lalu apakah langkah yang telah Bapak ambil ?

Pembawa acara: 
Baiklah Pak, silahkan dijawab!

Narasumber: 
Kami sudah melakukan penyidikan untuk mencari dalang di balik ini semua. 

Penelpon: 
Lalu hasilnya bagaimana Pak, apakah sudah ditemukan siapa – siapa yang bertanggung jawab dalam masalah ini ?

Narasumber: 
Untuk sementara ini kami telah memeriksa delapan orang sebagai saksi dan telah menetapkan dua orang sebagai tersangka pembakaran hutan. Mereka adalah para pekerja di sebuah perusahaan perkebunan.

Penelpon: 
Lalu, apakah ada indikasi keterlibatan para pemilik perusahaan dalam kasus pembakaran ini Pak karena mustahil para pekerja itu melakukannya tanpa ada suruhan dari bos mereka.

Narasumber: 
Sampai saat ini belum terbukti ada keterlibatan dari pihak pemilik perusahaan karena memang susah untuk menetapkan diri mereka sebagai tersangka karena bukti – bukti yang tidak kuat. 

Penelpon: 
Apakah ada indikasi yang mengarah ke sana ?

Narasumber: 
Ada, tapi untuk saat ini masih dalam proses penyidikan. Jadi, masyarakat harap menunggu hasil dari penyidikan nanti.

Penelpon: 
terimakasih Pak!

Narasumber:
Terimakasih kembali!

Pembawa acara: 
Baiklah Bapak, Rukmakto terimakasih telah ikut berpartisipasi dalam perbincangan kali ini. Nah, Bapak saya dan seluruh masyarakat Indonesia berharap untuk segera terselesaikan permasalahan ini. 

Narasumber: 
Ya, kami sebagai pihak yang berwajib akan bekerja semaksimal mungkin.

Pembawa acara: 
Terimakasih Bapak atas waktunya semoga kita bisa berjumpa di lain waktu nanti.  
  


Kesimpulan Dialog Interaktif 


Dialog di atas, dapat disimpulkan sebagai berikut ini :

Dialog interaktif tersebut terjadi di dalam studio televisi antara seorang pihak kepolisian dan seorang penelpon yang menanyakan tentang tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap dalang pembakaran hutan. Dialog tersebut terjadi karena keresahan yang timbul dari masyarakat tentang masalah ini. Hasil dari dialog interaktif tersebut adalah kebararan hutan ini merupakan tindakan yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan saat ini sedang dilakukan penyidikan untuk mengungkap otak di balik musibah ini.

PENGERTIAN BASKET ( PENJASKES )

Permainan bola basket awalnya di ciptakan oleh Dr. James Naismith, Beliau adalah seorang guru olahraga yang berasal dari kanada yang mengajar di salah satu perguruan tinggi. Pada tanggal 15 Desember 1891 beliau menciptakan permainan ini yang di beri nama dengan permainan bola basket. Pada saat itu permainan bola basket terdiri dari 9 orang, bukan 5 orang dan cara bermainnya tidak melakukan dribble tapi dengan cara melemparkan / mengoperkan saja ke temannya untuk di masukan ke ring. Naismith meninggal dunia pada 28 November 1939.

Pertandingan bola basket yang pertama kali di lakukan pada tanggal 20 januari 1892 di tempat kerjanya sendiri, awalnya asal muasal nama basket adalah sebutan yang di ucapkan oleh muridnya dan olah raga ini dikenal di Amerika serikat.

materi bola basket


Materi Permainan Bola Basket Lengkap

Bola basket adalah permainan olahraga yang dilakukan secara berkelompok, terdiri atas dua tim yang beranggotakan masing-masing lima orang yang saling bertanding dengan tujuan mencetak poin dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang (RING) lawan.

A. Teknik Dasar Bola Basket

1. Teknik menggiring bola ( Dribbling)
Teknik dribbling adalah teknik membawa bola untuk menghindari lawan agar bisa mencetak poin.
Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melakukan dribbling
  • Sikap melangkah kedua kaki agak di tekuk 
  • Badan agak condong ke depan
  • Dorong bola ke lantai dengan menggunakan telapak tangan baik tangan kanan maupun kiri
  • Sumber gerakan mendorong dari siku 
Dalam melakukan teknik dribbling Anda harus memantulkan bola setelah melangkah sebanyak 3 kali, karena jika melebihi maka akan dianggap pelanggaran. Hal ini yang menguntungkan bagi lawan karena nanti akan mudah untuk mendapatkan poin.

2. Teknik Mengoper ( Passing
Teknik passing adalah gerakan melempar bola ke teman satu timnya dengan menggunakan satu atau dua tangan. Teknik ini harus bisa dilakukan dalam permainan bola basket, karena untuk mencegah dari lawan yang ingin merebut bola.
Ada 6 jenis passing yang kamu bisa lakukan untuk menyusun strategi dan bisa mendapatkan poin.
  • Overhead Pass
  • Chest Pass
  • Baseball Pass
  • Bounce Pass
  • Hook Pass
  • Under Pass
3. Teknik Pivot
Teknik pivot merupakan gerakan berputar ke segala arah dengan bertumpu pada salah satu kaki pada saat pemain tersebut menguasai bola, sedangkan kaki yang dipindahkan dapat melewati depan atau belakang. Fungsi gerakan pivot adalah untuk melindungi bola dari rebutan pemain lawan. Biasanya pemain yang memiliki postur badang yang tinggi yang berada di sekitar ring basket lawan diberikan tanggung jawab melakukan tugas menembak dan melakukan pivot.

4. Teknik menembak (Shooting)
Dalam melakukan permainan bola basket, teknik menembak (shooting) ini harus bisa dikuasai. Dengan melakukan shotting yang tepat maka tim kamu akan mendapatkan poin.

Langkah-langkah yang harus kamu ketahui dalam melakukan teknik shooting
a. Teknik menembak dengan satu tangan
  • Sikap berdiri kaki kanan di depan dan kaki kiri di belakang.
  • Dengan kedua lutut rendah, bola di pegang oleh tangan kanan di atas kepala dengan jari terbuka, sedangkan tangan kiri membantu memegang.
  • Kemudian bola di tembakan tangan dalam keadaan lurus
b. Teknik menembak dengan dua tangan
Teknik menembak dengan dua tangan sama halnya dengan teknik menembak dengan satu tangan, namun ada perbedaannya yaitu ketika memegang dan mendorong menggunakan satu atau kedua telapak tangan. Teknik menembak dapat dilakukan dengan melompat (lay up) atau tanpa melompat. 

5. Teknik Rebound
Teknik ini juga berpengaruh dalam kemenangan permainan bola basket. Teknik rebound adalah teknik menggagalkan lawan yang ingin memasukkan bola ke ring. Para pemain bola basket harus menguasai teknik ini agar lawan kesusahan untuk mencetak poin.


B. Peraturan Permainan Bola Basket

1. Lapangan bola basket
Lapangan permainan terdiri atas lantai yang datar, keras dan bebas dari rintangan. Ukuran lapangan berbentuk empat persegi panjang  dengan rincian sebagai berikut:
- Panjang lapangan = 28 meter
- Lebar lapangan    = 15 meter
- Diameter lingkaran lapangan = 3,6 meter
- Tinggi Ring = 2,75 meter
- Diameter Ring = 0,45 meter
materi bola basket


2. Waktu permainan
Pertandingan terdiri atas dua babak yang masing masing memakan waktu 20 menit dan 10 menit untuk istirahat di antara kedua babak. Organisasi nasional maupun lokal diijinkan untuk memperpanjang waktu dari 2 babak menjadi 4 babak, yang masing masing babak 10 menit. Khusus untuk bola basket mini dilaksanakan 4 babak, tiap babak 10 menit dengan waktu istirahat 2 menit.

3. Bola lompat ( Jump ball )
Jump ball adalah bola yang di lambungkan oleh wasit ke udara di antara dua pemain yang berlawanan, bola harus di sentuh salah satu orang pemain setelah mencapai titik tertinggi. Bila bola jatuh ke lantai tanpa di sentuh salah satu pemain maka wasit harus mengulangi. Jump ball dilaksanakan pada saat :
1). Permulaan permainan dan sesudah istirahat
2). Dua orang pemain yang berlawanan memegang bola secara bersamaan.

materi bola basket

4. Angka ( Nilai )
Gol terjadi kalau bola masuk ke dalam keranjang dari atas jatuh melewati jaring. Gol yang terjadi dari tembakan lapangan mendapat nilai 2, sedangkan gol yang terjadi dari tembakan lapangan dari luar batas three point mendapatkan nilai 3. Gol yang terjadi dari hasil tembakan hukuman mendapat nilai 1.  Setelah terjadi gol dari tembakan lapangan, maka regu yang kemasukan segera memainkan bola kembali dari garis akhir, dalam tempo 5 detik.

5. Bola Hidup dalam permainan bola basket
Bola menjadi hidup dalam permainan apabila:
  • Setelah mencapai titik tertinggi dan di sentuh oleh seorang pemain pada saat jump ball
  • Wasit menyerahkan bola kepada penembak
  • Operan dari luar lapangan dan bola menyentuh seorang pemain di lapangan bebas.
6. Bola Mati dalam permainan bola basket
Bola menjadi mati dalam permainan apabila :
  • Apabila suatu gol terjadi
  • Terjadinya suatu pelanggaran
  • Terjadi suatu kesalahan
  • Terjadi bola pegang atau bola nyangkut di ring
  • Wasit membunyikan peluit tanda berakhirnya pertandingan
  • dan bunyi istirahat dari operator pada waktu terjadinya peristiwa 30 detik di mana bola sedang hidup.

7. Tembakan Bebas
Tembakan bebas adalah kesempatan yang di berikan kepada seorang pemain untuk melakukan tembakan tanpa rintangan, gol dari tembakan bebas mendapat nilai 1.

8. Pelanggaran
Pelanggaran adalah sebuah penyimpangan dari peraturan-peraturan  permainan. Hukuman yang diberikan adalah kehilangan bola bagi tim yang melakukan pelanggaran.

9. Peraturan 3 detik
Pemain dilarang berada lebih dari tiga detik dalam daerah bersyarat lawannya, yaitu daerah diantara garis akhir dan tepi yang jauh dari garis tembakan bebas waktu bola berada dalam teman satu timnya. Ini berlaku untuk seluruh keadaan luar lapangan, dan hitungan tiga detik dimulai pada waktu pemain yang memainkan bola berada di luar lapangan dan menguasainya.

10. Peraturan 5 detik, 10 detik dan 30 detik
peraturan lima detik apabila seorang pemain memegang bola, dalam tempo 5 detik bola harus segera dimainkan, dioperkan kepada teman satu tim, atau di dribbling.

Peraturan 10 detik , suatu regu yang menguasai bola di bagian belakang harus segera memainkan bola sampai melewati garis tengah.

Peraturan 30 detik bila suatu tim/ regu dalam penguasaan bola, maka dalam 30 detik bola harus dilaksanakan percobaan penembakan ke ring basket lawannya.

11. Peraturan melemparkan bola kembali ke belakang ( back ball )
Seorang pemain yang sedang menguasai bola dan berada di garis depan tidak diperbolehkan mengembalikan bola kembali ke belakang sampai melewati garis tengah, termasuk untuk lemparan dari luar lapangan (throw in)

PENGERTIAN KEMAGNETAN ( IPA FISIKA )


1. Kutub-Kutub Magnet

Kutub-kutub magnet adalah bagian ujung magnet yang memiliki kekuatan paling besar untuk menarik partikel besi dibandingkan bagian magnet yang lain. Setiap magnet memiliki dua buah kutub, yaitu kutub selatan dan kutub utara.

Garis lurus yang menghubungkan kedua kutub ini disebut sumbu magnet. Jika kita menggantungkan sebuah magnet dan mendiamkannya, arah memanjang magnet selalu mengarah ke arah utara-selatan. Sementara itu, jika sebuah magnet dipotong, maka setiap potongan tersebut akan tetapmemiliki dua kutub dan menjadi sebuah magnet yang baru.

Jika kamu mendekatkan kutub-kutub magnet yang sejenis langsung dengan tanganmu, maka kamu dapat melihat bahwa kedua kutub tersebut akan sangat sulit disatukan. Makin kuat usaha yang kamu berikan, makin kuat magnet tersebut melawan usahamu.

Jika kamu mencoba mendekatkan dua kutub magnet yang sejenis di atas meja dengan sedikit menyentuhnya, maka makin dekat kamu mengarahkan kedua kutub magnet itu, sehingga salah satu magnet akan berputar dan memberikan kutub yang berlawanan jenis untuk menyatu dengan kutub yang lain.

Sifat-sifat Magnet

Dapatkah kamu menjelaskan mengapa hal itu bisa terjadi? Ya, hal itu dapat terjadi karena kutub-kutub magnet memiliki sifat tertentu, yaitu:

a) Dua kutub magnet yang sejenis bila didekatkan akan saling tolak menolak.

b) Dua kutub magnet yang berlawanan jenis bila didekatkan akan saling tarik-menarik.

2. Bahan Magnetik dan Nonmagnetik

Bahan magnetik adalah benda-benda yang dapat ditarik oleh magnet. Berdasarkan pengertian magnet, bahan magnetik mengandung partikel besi. Benda yang tergolong benda magnetik di antaranya adalah besi, nikel, dan kobalt.

Bahan magnetik pada umumnya merupakan bahan yang dapat ditarik dengan kuat oleh magnet sehingga disebut juga bahan feromagnetik.

Bahan nonmagnetik adalah bahan yang tidak ditarik secara kuat oleh magnet. Berdasarkan daya tarik magnetnya, bahan nonmagnetik terbagi dua, yaitu bahan paramagnetik dan diamagnetik. Bahan paramagnetik adalah bahan yang dapat ditarik oleh magnet, tetapi tarikannya sangat lemah.

Bahan yang tergolong paramagnetik adalah aluminium, tembaga, kaca, dan kayu. Sementara itu, bahan diamagnetik adalah bahan yang apabila didekatkan dengan magnet, maka magnet akan menolaknya (menjauhinya). Logam mineral yang tergolong bahan diamagnetik di antaranya emas dan timah hitam.

3. Cara Membuat Magnet

Pada dasarnya, sebuah bahan magnet tersusun dari sejumlah besar magnet-magnet kecil yang disebut magnet elementer. Pada bahan magnet, magnet-magnet elementer membentuk pola susunan yang tidak teratur. Bahan magnet dapat dibuat magnet dengan cara membuat susunan magnet elementer ini membentuk pola yang beraturan.

Berdasarkan cepat lambatnya bahan magnet ini menjadi magnet, maka bahan ini dapat digolongkan menjadi:

a) Bahan magnet lunak, yaitu bahan magnet yang magnet elementernya mudah diatur sehingga bahan itu mudah dan relatif cepat dijadikan magnet.

b) Bahan magnet keras, yaitu bahan magnet yang magnet elementernya sukar diatur sehingga relatif sulit dan akan membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi magnet.

Berdasarkan kekuatan mempertahankan sifat magnetnya, suatu magnet dapat dikelompokkan menjadi:

a) Magnet sementara, yaitu magnet yang susunan magnet elementernya mudah kembali tidak teratur setelah bahan magnetnya dijadikan magnet.

b) Magnet permanen, yaitu magnet yang susunan magnet elementernya sukar untuk tidak teratur lagi sehingga memiliki daya tahan yang relatif lama untuk menjadi magnet.

Berdasarkan pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa bahan yang termasuk magnet lunak juga merupakan magnet sementara, contohnya besi. Sementara itu, bahan yang merupakan magnet keras juga magnet permanen, contohnya baja.

Terdapat tiga cara untuk membuat bahan magnet menjadi magnet, yaitu menggosok, induksi, dan arus listrik. Penjelasannya dapat kamu lihat pada tabel berikut ini.


Sifat kemagnetan dapat dihilangkan dengan cara pemanasan atau pemukulan. Dengan melakukan hal ini, berarti kamu telah mengganggu susunan magnet elementer sehingga susunannya kembali tidak teratur dan sifat magnetnya hilang.

4. Medan Magnet

Medan magnet adalah daerah sekitar magnet yang pada daerah itu magnet lain masih dipengaruhi oleh gaya magnetik jika diletakkan di atasnya. Jika di daerah tersebut ditaburkan serbuk besi, maka serbuk besi akan ditarik oleh kutub magnet dan membentuk pola garis, disebut garis gaya magnet.

Sifat-sifat dari garis gaya magnet adalah:

a) garis gaya magnet keluar dari kutub utara dan masuk ke kutub selatan,

b) garis gaya magnet tidak pernah berpotongan,

c) tempat yang mempunyai garis gaya magnet rapat menunjukkan medan magnet yang kuat. Sebaliknya, tempat yang mempunyai garis gaya magnet renggang menunjukkan medan magnet yang lemah.

PENGERTIAN GLOBALISASI ( PKN )


Pengertian Globalisasi

Kata globalisasi sebenarnya merupakan serapan dari bahasa asing yaitu bahasa Inggris globalization. Kata globalization sendiri sebenarnya berasal dari kata global yang berarti universal yang mendapat imbuhan -lization yang bisa dimaknai sebagai proses. Jadi dari asal mula katanya, globalisasi bisa diartikan sebagai proses penyebaran unsur-unsur baru baik berupa informasi, pemikiran, gaya hidup maupun teknologi secara mendunia.

Globalisasi diartikan sebagai suatu proses dimana bata-batas suatu negara menjadi semakin sempit karena kemudahan interaksi antara negara baik berupa pertukaran informasi, perdagangan, teknologi, gaya hidup dan bentuk-bentuk interaksi yang lain.

Globalisasi juga bisa dimaknai sebagai proses dimana pengalaman kehidupan sehari-hari, ide-ide dan informasi menjadi standar di seluruh dunia. Proses tersebut diakibatkan oleh semakin canggihnya teknologi komunikasi dan transportasi serta kegiatan ekonomi yang merambah pasar dunia.

Seperti dua mata koin yang berbeda, globalisasi menawarakan keuntungan yang sangat besar dalam kemajuan perekonomian suatu negara tapi disisi lain ada juga damapak negatif yang ditimbulkan seperti lunturnya budaya luhur karena seruban budaya baru dari luar.



Pengertian Globalisasi Menurut Para Ahli

Berikut di bawah ini merupakan pendapat para ahli yang mencoba mendefinisikan globalisasi, diantaranya:

1. Selo Soemardjan
Globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasidan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalahuntuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI

2. Achmad Suparman
Globalisasi adalah sebuah proses menjadikan sesuatu benda atau perilaku sebagai ciri dan setiap individu di dunia ini tampa dibatasi oleh wilayah

3. Thomas L. Friedman
Globalisasi memiliki dimensi idiology dan tekhnologi. Dimensi tekhnologi yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan dimensi tekhnologi adalah tekhnologi informasi yang telah menyatukan dunia.

4. Malcom Waters
Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam kesadaran orang .

5. Dr. Nayef R.F. Al-Rodhan
Globalisasi adalah proses yang meliputi penyebab, kasus, dan konsekuensi dari integrasi transnasional dan transkultural kegiatan manusia dan non-manusia.

6. Emanuel Ritcher
Globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar - pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia .

7. Anthony Giddens
Globalisasi sebagai ‘intensifikasi hubungan sosial seluruh dunia yang menghubungkan daerah yang jauh dalam sedemikian rupa sehingga kejadian lokal dibentuk oleh peristiwa yang terjadi bermil-mil jauhnya dan sebaliknya’.

8. Martin Albrown
Globalisasi menyangkut seluruh proses dimana penduduk dunia terhubung ke dalam komunitas dunia tunggal, komunitas global .

9. Princenton N. Lyman
Globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling ketergantungan dan hubungan antara Negara-negara didunia dalam hal perdagangan dan keuangan.

10. Laurence E. Rothenberg
Globalisasi adalah percepatan dan intensifikasiinteraksi dan integrasiantara orang-orang, perusahaan, dan pemerintah dari negarayang berbeda.

11. Scholte
Globalisasi diartikan sebagai meningkatnya hubungan internasional.Dalam hal ini masing-masing negara tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin tergantung satu sama lain

Ciri-Ciri Globalisasi ~ Globalisasi dewasa ini telah berubah menjadi kekuatan yang terus meningkat serta mampu menciptakan aksi dan raksi dalam segenap kehidupan manusia di bumi. Globalisasi akan menciptakan dunia yang terdiri dari negara-negara terbuka untuk saling berhubungan terutama dengan ditunjang teknologi informasi yang sedemikian canggih. Nah, pada kesempatan kali ini Zona Siswa akan menhadirkan sebuah penjelasan lengkap tentang Ciri-Ciri Globalisasi, semoga bermnafaat. Check this out!!!

Menurut Thomas L. Friedman, seperti yang tertuang dalam bukunya yang berujudul "The Lexus and The Olive Tree" (1999), globalisasi mempunyai dimensi ideologi, yaitu kapitalisme dan dimensi ekonomi (pasar bebas). Selain itu, juga memiliki dimensi teknologi, yaitu teknologi informasi yang telah menyatukan dunia. Oleh karena itu, menurut Thomas L. Friedman, kita harus mengenakan "baju baru" atau "software" yang cocok untuk dapat mengikuti arus globalisasi.

Berikut ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia.

  1. Perubahan konstelasi ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam (HP), televisi satelit, dan internet menunjukan bahwa perkembangan komunikasi global terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
  2. Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO).
  3. Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (televisi, film, musik, transmisi berita, dan olahraga internasional). Saat ini kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang mode cara berpakaian (fashion), literature, dan makanan.
  4. Meningkatnya masalaha bersama, misalnya di bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi reginoal.


  Tanda-tanda munculnya globalisasi adalah sebagai berikut.
  1. Menguatnya Ruang Pribadi (Personal Space)
    Ruang kebebasan pribadi untuk mengekspresikan pendapat, jati diri, dan kepribadian semakin menyempit. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pesan atau tuntutan-tuntutan dari kehidupan modern yang harus dilaksanakan. Akibatnya, beban moral semakin berat dan seolah-olah tidak ada lagi kemerdekaan pribadi untuk mengembangkan ide-ide aslinya. Ditambah lagi dengan nilai-nilai lama yang dijungkirbalikkan dan diganti dengan nilai-nilai baru yang materialistis.

  2. Sebagai Era Kompetisi
    Globalisasi memberikan tingkat kompetisi ekonomi-politik antar bangsa, baik dari kacamata struggle of power (konflik) maupun equilibrium (keseimbangan). Perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat dari berbagai negara mengimpor lebih banyak barang dari luar negeri. Hal ini menyebabkan konsumen mempunyai pilihan barang yang lebih banyak. Perdagangan luar negeri yang lebih bebas juga memungkinkan setiap negara memperoleh pasar yang jauh lebih luas dari pasar dalam negeri.

  3. Tingginya Intensitas Hubungan Antar Budaya, Norma Sosial, Kepentingang, dan Ideology Antar Bangsa.
    Internet dan satelit-satelit komunikasi menghubungkan banyak negara di dunia. Secara sosiologis, hal ini sering disebut sebagai desa buana (global village). Konsekuensi yang sangat penting dari adanya globalisasi adalah setiap bangsa dituntut memiliki kesiapan kultur untuk melakukan integrasi terhadap sistem internasional tanpa terkaburkan oleh identitas kesatuan nasionalnya. Selain itu, globalisasi menyebabkan terjadinya kesenjangan yang semakin melebar antara moralitas dan intelektualitas. Dengan demikian, globalisasi menyebabkan semakin besarnya tantangan atau problem kehidupan.

Menurut Martin Khor, seperti yang tertuang dalam bukunya yang berjudul "Rethinking Globalization" (2001), terdapat dua ciri utama globalisasi, yaitu sebagai berikut.

  1. Dalam globalisasi terdapat peningkatan konsentasi dan monopoli berbagai sumber daya dan kekuatan eknomoi oleh perusahaan-perusahaan transasioanl (multinasional). Perusahaan transational adalah sebuah perusahan yang menghasilkan barang atau melayani pasar di lebih dari satu negara.
  2. Globalisasi dalam kebijaka dan mekanisme pembuatan kebijakan nasiolan, yang meliputi bidang-bidang sosial, ekonomi, budaya, dan teknologi yang tadinya berada dalam yurisdikasi suatu pemerintah dan masyarakat dalam suatu wialyah negara, sekarang bergeser menjadi dibawah pengaruh atau proses badan-bada internasinal atau perusahaan besar serta pelaku ekonomi dan keuangan internasional.

Dampak Globalisasi ~ Arus globlaisasi memepengaruhi selera, ekpresi, kepecayaan, media, nilai-nilai, ilmu pengetahuan dan teknologi, atau kepariwisataan seperti yang dijelaskan pajang lebar pada materi proses globalisasi. Pada satu sisi globalisasi telah menciptakan beberapa peluang yang dapat menguntungkan kehidupan manusa. Di sisi lain, globalisasi dapat menimbulkan tantang bagi seseorang. Nah, pada kesempatan kali ini Zona Siswa akan menghadrikan penjelasan mengenai dampak globalisasi di berbagai bidang seperti hukum, sosial budaya, ekonomi, politik, agama dan kepercayaan, dan inromasi dan komunikasi. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

1. Dampak Globalisasi di Bidang Hukum

Globalisasi telah mingkatkan interdependensi antar negara. Salah satu bentuknya adalah berlakunya standar-standar baku internasional di berbagai bidang kehidupan, melemahnya ikatan primodial, nasional dan etnosentrisme yang kemudian berdampak pada bidang hukum. Indonesia tidak telepas dari pengaruh globalisasi hukum. Fenomena ini tampak pada spirasi masyarkat yang menghendaki adanya perubahan, keterbukaan, keadilan, dan demokrasi. Kecenderungan perubahan di bidang hukum yang dipengaruhi oleh globalisasi adalah diratifikasinya beberapa perangkat konvensi hukum internasional menjadi hukum nasional Indonesia.

2. Dampak Globalisasi di Bidang Sosial Budaya

Globalisasi mempengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki warga masyarakat terhadpat berbagai hal. Efek globalisasi terhadap budaya sangat menyelurh, salah satu diantaranya adalah busana. Informasi dari masa saja dapat diakses oleh siapa saja membuat perkembangan tata busana berkembang dari yang dulunya masih berdasarkan nilai-nilai budaya sendiri kini kian berubah ke "barat-baratan". Tata busana adalah salah satu contoh globalisasi di bidang sosial budya, contoh lainnya adalah budaya konsumsi, berbicara, berfikir, dan sebagainya.

Dengan berbagai kondisi seperti itu, disadari atau tidak, di era globalisasi ini terdapat kenyataan yang tidak dapat dipungkiri, yaitu terdapat pertaruangan peradaban atau pertarungan antar budaya Barat dengan Timur. Sepertinya, budaya Barat lah yang menjadi pemenang dari pertarungan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari indikasinya bahwa remaja masa kini begitu menggandrungi budaya impor yang datangnya dari Barat.

3. Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi

Globalisasi perekonomian merupakan suatu prosess ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.

Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menajdi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasioal dengan perekonomian internasional akan semakin erat. Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasa produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga mmebuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.

Munculnya globalisasi ekonomi ditandai dengan semakin menipisnya batas-bats geografi dari kegiatan ekonomi atau pasar secara nasional dan regional. Dengan demikian, banyak negara yang terlibat menjadi satu proses global / mendunia mengikuti kekuatan pasar global sehingga tidak ada konsisi dari pemerintah
Globalisasi ekonomi merupakan penintegrasian ekonomi nasional bangsa-bangsa ke dalam sebuah sistem ekonomi global. Segenap aspek perekonomian, pasokan dan permintaan, bahan mentah informasi dan transportasi, tenaga kerja keuangan, distribusi, serta kegiatan pemasaran menyatu dan terintegrasi serta terjalin dalam hubungan saling ketergantungan yang berskala dunia.



4. Dampak Globalisasi di Bidang Politik

Globalisasi mempengaruhi aplikasi kekuasaan, hubungan internasional, kedaulatan negara, dan organisasi internasional. Termasuk di dalamnya adalah perbatasan antar negara tentangga atau bentuk perjanjian-perjanjian / terkait internasional. Misalnya, hubungan Indonesia dan malaysia yang semula berhabat, sempat berselisih paham karena masalah TKI ilegal, penyelundupan kayu logging oleh warga Malaysia, serta lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan dari wialyah Indonesai dan kini menjadi bagian kedaulatan Malaysia.

5. Dampak Globalisasi di Bidang Agama dan Kepercayaan

Proses globlaisasi yang berdimensi global dapat menyentuh tradisi agama yang mempunyai kekuatan noram, nilai, dan makna yang memberikan dasar etika bagi kehidupan masyarkat. Namun demikian, akibat perkembangan teknologi komunikasi dan informasi dapat pula menyebabkan terjadinya pergesaran nilai, budaya, dan agama. Pengarauh negatif yang mungkin terjadi dapat membuat orang mencari alternatif spiritual lain untuk pemaknaan makna hidupnya.

6. Dampak Globalisasi di Bidang Informasi dan Komunikasi

Informasi dan komunikasi yang didukung dengan menggunakan teknologi dapat dilakukan dengan mudah dan efektif. Teknologi infomrasi dan komunikasi memberikan efektivitas dan efisensi yang snagat berarti bagi kehiudupan manusia. Media-media masaa seperti radio, televisi, surat kabar, dan film kini didukung teknologi canggih yang dapat mengatasi jarak antara penyampain pesan dan penermia pesan.  Media massa tersebut dapat dipergunakan untuk berkomunikasi antar warga dan menciptakan saling pengertian dan kerja sama antar bangsa. Fenomena tersebut menunjukan bahwa teknologi komunkiasi melalui media massa mampu mempengaruhi pola pikir individu dan masyarkaat.

A. Dampak Positif Globalisasi

1. Di bidang politik
  • Mulai terjadinya perubahan sistem ketatanegaraan di banyak negara.
  • Terjadinya perubahan lembaga-lembaga negara. Misalnya, di Indonesia, lahirnya DPD, MK, dll.
  • Meningkatnya kemunculan partai politik dan meningkatnya kesadaran politik masyarakat.

2. Di bidang ekonomi
  • Rakyat secara mudah memperoleh barang konsumtif yang diperlukan.
  • Mempermudah proses pembangunan industri.
  • Mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Membuka lapangan kerja yang memiliki keterampilan kerja.
  • Suku bunga bank rendah.
  • Meningkatkan ekspor terutama barang hasil produksi industri kecil dan besar serta hasil kerajinan rakyat.
  • Melaksanakan ekonomi kerakyatan seperti yang diamanatkan Pancasila terutama sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dan pasal 33 UUD 1945.

3. Di bidang sosial-budaya
  • Mempercepat perubahan pola kehidupan suatu bangsa.
  • Terjadinya pergeseran nilai kehidupan dalam masyarakat.
  • Pesatnya perkembangan informasi dan teknologi.

4. Di bidang hankam
  • Kerjasama pertahanan dan keamanan.
  • Diperlukan pasukan bersenjata untuk kepentingan perdamaian negara-negara yang sedang bergejolak.


B. Dampak Negatif Globalisasi

1. Di bidang politik
  • Munculnya sikap arogansi politik (kekuasaan dan politik).
  • Berkembangnya tradisi money politic (politik uang) dalam kehidupan masyarakat.

2. Di bidang ekonomi
  • Matinya usaha kecil yang tidak kompetitif.
  • Munculnya kebijaksanaan pemerintah yang tidak menguntungkan petani.

3. Di bidang sosial-budaya
  • Kesulitan pengendalian dan seleksi masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya bangsa Indonesia.
  • Mudahnya memperoleh barang-barang ilegal seperti barang-barang pornografi dan narkoba.
  • Pudarnya rasa kebersamaan menjadi kehidupan yang sifatnya individualis.
  • Makin meningkatnya budaya kekerasan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.

4. Di bidang hankam
  • Munculnya gerakan-gerakan separatisme.
  • Adanya gejala disintegrasi bangsa yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia.
  • Terjadinya pelanggaran teritorial negara Republik Indonesia.
  • Adanya campur tangan pihak asing terhadap kebijaksanaan dalam negeri Indonesia.

Masyarakat dan bangsa Indonesia perlu mempersiapkan diri agar dapat memenangkan arus globalisasi ini. Tujuannya untuk mendapatkan segi-segi positif dari globalisasi dan mampu menghindarkan diri dari aspek negatif globalisasi. Hal-hal yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut.

  1. Pembangunan kualitas manusia Indonesia melalui pendidikan.
  2. Pemberian keterampilan hidup (life skill) agar mampu menciptakan kreativitas dan kemandirian.
  3. Usaha menumbuhkan budaya dan sikap hidup global, seperti mandiri, kreatif, menghargai karya, optimis, dan terbuka.
  4. Usaha selalu menumbuhkan wawasan kebangsaan dan identitas nasional.
  5. Usaha menciptakan pemerintahan yang transparan dan demokratis.

Jadi, bangsa Indonesia harus dapat mengembangkan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) agar mampu menyeleksi masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Adanya aspek positif dan negatif dari globalisasi sangat bergantung pada negara yang menerimanya. Bangsa Indonesia tidak akan mendapatkan segi positif dari globalisasi apabila tidak mampu menyiapkan diri dengan baik. Sebaliknya, kita akan mampu menghindari aspek-aspek negatif dari globalisasi apabila kita juga mampu mempersiapkan diri dengan baik pula.